home | · | aktual | · | desain | · | Jelajahi Arsitektur Sinematik
 
> Jelajahi Arsitektur Sinematik
Selasa, 07 Agustus 2012

Oleh Degina Juvita

Memasuki ruang pamer Dia.Lo.Gue Artspace, tampak beberapa elemen arsitektur. Namun yang berbeda, mereka ditampilkan bukan semata-mata sebagai bagian arsitektur, melainkan bersanding dengan peralatan elektronik berupa pemutar video.

Di dalam sebuah bangunan berbentuk persegi panjang, terdapat ruang kosong. Pengunjung dapat memasuki ruang dengan menunduk melalui kolong bangunan. Ruang kosong yang gelap, hanya ada dinding-dinding kaca transparan di setiap sisinya. Di dinding itulah berderet LCD memutar video. Tiap video membawa pengunjung ke ruang imajinasi. Seolah menggambarkan alam dengan ilalang, dan beberapa memutar video ruang-ruang interior. Itulah suasana sehari-hari yang terekam di sekitar bangunan; rumah Andra Matin.

Satu hal yang menonjol adalah suspense. Ruang-ruang dalam rumah Andra disusun dalam satu jalinan, kemudian bercabang, dimana keseluruhan tidak bisa dengan segera terbaca secara utuh. Setiap ruang adalah penggalan yang muncul satu sesudah yang lain-- existing space dan emerging space.

Memasuki ruang lain, muncul sensasi berbeda. Interior bangunan berupa dinding kerawangan yang hanya berlubang-lubang kecil, membuat cahaya tidak sanggup merasuk ke dalam, ruang menjadi gelap dan lembab, tak ayal membuat bulu kuduk merinding.

Arsitektur menjelma bak sebuah wadah yang memuat emosi negatif dan mimpi buruk. Ini bukanlah suasana rumah hantu, melainkan suasana arsitektur Panti Asuhan Cijayanti  yang didesain oleh Andra Matin. Ia seolah mencipta uang-ruang teror dari gugusan masa yang disusun dalam beberapa klaster. Bentuk arsitektur keseluruhan ditampilkan dalam video proyektor di dalam ruang berdinding kerawangan, seperti apa yang ada dalam panti tersebut.

Dua pengalaman arsitektur tersebut merupakan proyek yang dikerjakan Andra Matin (Arsitek), yang dikemas melalui film pendek oleh Davy Linggar (Fotografer) dalam sebuah pameran arsitektur bertajuk “Andra Matin: Sebuah Sekuel”. Pameran ini berisi sembilan desain terbangun karya Andra Matin.

Bagi Avianti Armand, kurator pameran “Andra Matin: Sebuah Sekuel” disajikan dalam bentuk sinema bukan semata-mata untuk menemui pengalaman arsitektur dari karya-karya Andra. “Ada alasan yang lebih kuat untuk itu, yaitu arsitektur Andra Matin memiliki kualitas sinematik,” ujar Avianti. Selain desain arsitektur rumah Andra Matin dan Panti Asuhan Cijayanti, terdapat rancangan lainnya: rumah Winfred, Bakoel Koffie, Potato Head Café, rumah Agus Suwage, Dia.Lo.Gue Artspace, Tanah Teduh dan rumah Ita. Semua ditampilkan secara visual dan imajinatif oleh Davy Linggar.

Pameran berlangsung di Dia.Lo.Gue Artspace, Jakarta, sejak 1 Agustus dan berakhir pada 27 Agustus. Selama pamerang, akan beragam rangkaian kegiatan: JongBincang! Andra Matin (11/08), diskusi terkait pameran (15/08), pemutaran film Arsitektur (25/08), serta peluncuran dan diskusi buku Andra Matin (27/08).

KIRIM KOMENTAR

Disclaimer: Pembaca dapat mengirimkan komentar yang terkait artikel. Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial Satulingkar.com. Redaksi berhak menghapus komentar yang menyimpang dengan mengubah kata-kata yang tidak etis, kasar, pelecehan, fitnah, bertendensi suku, ras, agama dan antar golongan. Satulingkar.com berhak menghapus komentar negatif dan menutup akses bagi pembaca yang melakukan pelanggaran ini.

Nama :
Komentar :
Mencari Bangunan Terbaik (2)

WAF menobatkan Cooled Conservatories at Gardens by the Bay karya Wilkinson Eyre Architects, asal London, Inggris sebagai building of the year. Cooled Conservatory bukan hanya menawarkan sebuah desain bangunan dengan struktur bentang lebar yang menarik atau menjual gimmick “green”. 


+ lanjut
Mencari Bangunan Terbaik (1)

WAF menobatkan Cooled Conservatories at Gardens by the Bay karya Wilkinson Eyre Architects, asal London, Inggris sebagai building of the year. Cooled Conservatory bukan hanya menawarkan sebuah desain bangunan dengan struktur bentang lebar yang menarik atau menjual gimmick “green”. 


+ lanjut
Jelajahi Arsitektur di Akhir Pekan

Di akhir pekan, buku “100 Ideal That Changed Architecture” yang ditulis Richard Weston, layak Anda jelajahi. Siapa tahu dapat menginspirasi Anda? 


+ lanjut