home | · | aktual | · | desain | · | Ekspresi Ukiran Masa Kini pada Furnitur Hijau
 
> Ekspresi Ukiran Masa Kini pada Furnitur Hijau
Sabtu, 31 Maret 2012

Oleh Degina Juvita

Vivere Showroom, memperkenalkan produk furnitur seri terbaru bernama “Vassa”. Furnitur ini dihadirkan dalam beberapa kategori yaitu: Living Room, Dining Room, Bed Room dan Home Office. Irvan A. Noeman, perancang seri Vassa, mengatakan bahwa ide dalam menciptakan desain Vassa adalah gerakan ‘hijau’. Selain itu, Irvan juga ingin menunjukkan salah satu keunggulan Indonesia dalam ukir-mengukir.

“Kerajinan dan ukiran jadi inspirasi vassa. Setiap sudut vassa, selalu berbentuk tiga dimensi. Itu ekspresi ukiran masa kini. Ujung meja diiris atas dan bawah, itu suatu ukiran,” ujar Irvan saat peluncuran Vassa, pada 30 Maret. Selama ini kita mengenal ukiran dalam bentuk berlekuk-lekuk, Irvan menghadirkan dengan cara berbeda. “Yang dimaksud mengukir adalah inspirasinya. Tidak langsung mengulang empu-empu terdahulu. Ada potongan, ada irisan. Itu ekspresi ukiran baru. Saya ingin mengekspresikan ukiran baru masa kini,” tambah sang desainer yang juga pendiri BD+A Design.

Di balik karya furnitur ini, tersimpan banyak cerita dan inspirasi. Melalui riset, Irvan menyoroti gaya hidup masyarakat, yang kemudian diaplikasikan ke dalam desainnya. Menurut Irvan, gaya hidup masyarakat masa kemaren adalah fast style. Saat ini beralih menjadi slow style. Itulah tren yang terjadi. “Saya ingin merespons slow desain. Tidak terlalu ribet tapi mengekspresikan desainnya,” ringkas Irvan. Ekspresi slow desain ini bisa terlihat pada furnitur dining room, tempat penghuni rumah menggunakannya untuk tempat pertemuan, di situlah letak ekspresi slow desain.

Berbicara tentang warna, produk Vassa juga menyediakan sofa dengan warna ‘senada’. Irvan memaknai warna senada sebagai tabrak warna. Ia menuturkan, dalam penelitian, anak-anak muda sekarang bisa menerima tujuh informasi dalam satu waktu. Sambil nonton Tv, bisa main internet, juga main telepon seluler dan seterusnya. Ini tentu mengubah pola pikir. Penelitian tersebut kemudian diaplikasikan kedalam warna sofa. Kombinasi warna senada tapi tabrakan.

Konsep ramah lingkungan dalam seri Vassa terdapat pada material saat pembuatannya. Cat yang digunakan tidak mengandung bahan kimia berbahaya. Kemudian lem yang tidak berbau. Keduanya sudah masuk green label. Inti dari green interior adalah bagaimana kualitas udara di dalam ruang menjadi baik, serta menjaga kesehatan penghuni rumah.

KOMENTAR
Nama : Irvan
Komentar : Terima kasih atas ulasan mengenai vassa
Nama : admin
Komentar : Terima kasih kembali Kang Irvan... terus berkarya Kang!
KIRIM KOMENTAR

Disclaimer: Pembaca dapat mengirimkan komentar yang terkait artikel. Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial Satulingkar.com. Redaksi berhak menghapus komentar yang menyimpang dengan mengubah kata-kata yang tidak etis, kasar, pelecehan, fitnah, bertendensi suku, ras, agama dan antar golongan. Satulingkar.com berhak menghapus komentar negatif dan menutup akses bagi pembaca yang melakukan pelanggaran ini.

Nama :
Komentar :
Ciptakan Keharmonisan Kota

Isu perkotaan ini memicu mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta menyelenggarakan Festival Kota Gadjah Mada (Festagama) dengan tema “Reinventing The City: Towards Sustainable Jogja”. Festagama ini diselenggarakan  di Taman Budaya Yogyakarta pada 11-12 Mei 2013. 


+ lanjut
Arsitektur Kuno Tergerus Jaman

Orang-orang Thula pun bereaksi, dan proyek pelestarian pun lahir. Demi melindungi warisan peradaban mereka, proyek akan mulai membangun kembali dinding kedua kuburan dan lahan pertanian-- yang melayani daerah itu lebih dari dua ribu tahun lalu.


+ lanjut
Beramal Bersama Samsonite

Dalam perjalanan waktunya, sejak Samsonite diciptakan oleh pengusaha asal Colorado, Jesse Shwayder, pada 1910 silam-- Samsonite menjadi merek koper global yang terkemuka. Komitmen produk Samsonite dibuktikan dengan beragam terobosan baru; penelitian dan pengembangan teknologi-- hingga inovasi terus menerus.


+ lanjut