home | · | aktual | · | desain | · | Solusi Ruang Flatpack Project
 
> Solusi Ruang Flatpack Project
Minggu, 15 April 2012

Oleh Anggoro DH

Jakarta semakin sesak dengan gedung-gedung menjulang tinggi. Begitu pula bentuk rumah tinggal yang saat ini dibangun secara vertikal, seperti apartemen dan rumah susun. Ini karena semakin sempitnya lahan kosong di perkotaan. Keterbatasan ruang seperti ini tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga di seluruh kota-kota besar di dunia. Ini menjadi satu masalah ketika ingin menata ruangan yang ada namun terkendala oleh keterbatasan.

Fakta inilah yang menginspirasi sekelompok desainer muda yang tergabung dalam Aptidati. Sesuai dengan nama komunitas mereka yang berasal dari bahasa Sansekerta yaitu cita-cita yang lebih baik, mereka menciptakan produk yang efisien dan mampu memecahkan permasalahan ruang melalui ‘Flatpack Project’.

“Konsepnya membebaskan apa yang ada di pikiran masing-masing untuk merespons masalah urban tersebut, sampai akhirnya terpikir untuk memiliki desain yang gampang dibawa kemana-mana, mudah dipasang, dan tidak terpaku pada space yang ada,” ujar Agustinus Hutabarat, salah satu desainer yang ikut berpartisipasi lewat karya ‘Flatterchair’. Karya pria asal Bandung tersebut berupa dua pasang kayu solid yang masing-masing disusun secara menyilang dan membuat pondasi sehingga bisa untuk diduduki.

Terdapat 12 karya lainnya yang ikut dipamerkan dalam ‘Flatpack Project’ ini, di antaranya ‘Y Table’, meja kopi yang tersusun dari beberapa huruf Y, karya Ariani Kuntari Kunaryo, rak buku yang menyerupai permainan bongkar pasang 'Jigsaw Shelf' karya Indra Hadiansyah, dan lampu meja berdiri menyerupai mikrofon “The Mic” karya Raka Gemma Maulid.

Para desainer muda tersebut berhasil menciptakan produk hemat ruang yang didesain dengan baik. Menurut Pincky Sudarman dari Alun-Alun Indonesia, tantangan ke depannya adalah bagaimana mereka mencirikan Indonesia pada produk mereka dan mampu mengawinkan desain dengan produsen agar mampu dinikmati oleh masyarakat luas.

Flatpack Project’ menjadi pergelaran kedua Aptidati setelah sebelumnya sukses mengusung ‘Room By Room’ pada bulan Oktober 2010. Pameran ini berlangsung di Inkubator Asia, Forme Gallery Jakarta hingga tanggal 28 April mendatang.

KIRIM KOMENTAR

Disclaimer: Pembaca dapat mengirimkan komentar yang terkait artikel. Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial Satulingkar.com. Redaksi berhak menghapus komentar yang menyimpang dengan mengubah kata-kata yang tidak etis, kasar, pelecehan, fitnah, bertendensi suku, ras, agama dan antar golongan. Satulingkar.com berhak menghapus komentar negatif dan menutup akses bagi pembaca yang melakukan pelanggaran ini.

Nama :
Komentar :
Tunjukkan Keunikanmu dalam Fresh n Brite 2012

Fresh n Brite merupakan kegiatan tahunan yang bertujuan memamerkan karya-karya lulusan School of Design dari tiga jurusan: Desain Komunikasi, Visual New Media, Animasi dan Desain Interior. 


+ lanjut
25 Desain Cetak Hitam-Putih Terindah

Dalam desain grafis. Imajinasi itu mutlak. Lihat saja seorang desainer memadukan warna hitam-putih nan klasik. 


+ lanjut
Ajang Para Desainer

Mengusung tema “Cosmic: Design in Extra-Ordinary Means” pengunjung akan merasakan keajaiban suasana kosmik melalui ragam desain yang ditampilkan oleh para peserta pameran. 


+ lanjut