Foto: Ryan Monoarfa
Ide, dipadukan dengan keahlian, riset, keberanian berekspresi dan percaya diri, maka hasilnya adalah karya yang brilian. Itulah hasil pembahasan dalam konvensi 'Mengubah Ide Mentah Menjadi Karya Brilian', yang menhadirkan arsitek Samuel A. Budiono, perancang Oscar Lawalata dan seniman serba bisa Sir Dandy, Jumat (18/5) malam. Konvensi ini merupakan bagian dari pameran desain dan seni Indonesian Contemporary Art & Design (ICAD) 2012 di grandkemang hotel, Jakarta.
Samuel Budiono mengatakan semua karya luar biasa berasal dari terobosan. "Beranilah, punya ide artinya sudah berjalan selangkah lebih maju," ungkap Samuel. Arsitek Samuel adalah aristek yang merealisasikan karya arsitektur seperti sebuah melodi musik yang diselaraskan dengan irama bentuk dan harmoni lingkungan. Perpaduan itu terbukti menghasilkan karya-karya yang indah. Melalui karyanya, ia meraih sederet penghargaan seperti People's Choice Award 2011 Winner @ World Architecture Festival & World Festival of Interiors di Barcelona.
Desainer Oscar Lawalata mengatakan, orisinalitas dan menghargai nilai di balik suatu kebudayaan adalah kekayaan yang bisa membuat perjalanan menuju ide. Ia juga menekankan pentingnya insan kreatif bisa menerima kritik. Bagi Oscar, cara mengomunikasikan ide adalah melalui riset. "Cari tahu bagaimana ide dapat dipahami oleh orang lain," ujar Oscar. Selama 7 tahun terakhir, Oscar Lawalata aktif melestarikan tenun ikat NTT. Ia melakukan pendampingan kepada masyarakat NTT untuk menghasilkan karya tenunan yang sesuai selera pasar dan nyaman dipakai dengan tetap mempertahankan orisinalitas tenunan.
Sementara Sir Dandy mengajak insan kreatif untuk selalu menularkan semangat positif. Jika berpikir bahwa berkarya itu susah, itu karena kita sendiri yang membuat susah. "Jangan terlalu lama berpikir bagaimana melaksanakannya dan jangan takut salah, lakukan saja," ajak Sir Dandy. Sir Dandy adalah seorang desainer produk, pelukis dan juga pemusik. Ia mengeluarkan single “Juara Dunia” untuk diunduh secara gratis dan legal di dunia maya sebagai bentuk dukungan untuk petinju Chris John.











