Bentara Pentas Teater
GEGEROAN – Teater KAMI di Bentara Budaya Jakarta
Rabu & Kamis, 29 – 30 Agustus 2012 pukul 20.00 wib
Tema utama teks dramatik “gegeroan” ini menyoal masalah keretakan hubungan antar persona individu yang berada dalam sebuah relasi komunikasi satu sama lain, semacam disfungsi intimitas antar persona. Pemanggungannya mencoba memisahkan secara tegas dua ruang dari dua bagian kehidupan berbeda. Ruang pertama adalah bagian kehidupan yang mewakili orang-orang yang telah “sudah” dan tengah “sedang” mengalami masalah yang tertemakan dari kisahnya tersebut dan ruang kedua adalah bagian kehidupan orang-orang yang diposisikan sebagai penyaksi atau yang melihat dan mengetahui masalah temaksudkan di situ dan yang kemudian menjadikan masalah itu sebagai sikap korektif dan laku introspektif. “gegeroan” adalah bagian ketiga dari dua teks dramatik sebelumnya yakni “gegerungan” dan “gegirangan” yang diwujud-tuliskan oleh Harris Priadie Bah.
Penafsir: Ribka Maulina Salibia, Salvo Genesis Salibia, Piala Dewi Lolita, Jean Marais,
Roy Julian, Irawita, Harris Priadie Bah.
Penata Lampu: Herry W. Nugroho.
Penata Musik: Mogan Pasaribu.
Pewujud: Harris Priadie Bah







