Oleh Degina Juvita
Jelang perhelatan Jakarta 32°C 2012, Ruangrupa dan kumpulan Jakarta 32°C 2012, mengadakan pameran karya visual terbaik 2008 dan 2010. Karya-karya dari para mahasiswa yang pernah dipresentasikan pada tahun lalu. Jakarta 32°C merupakan perhelatan seni rupa dua tahunan, menampilkan karya-karya visual terbaik mahasiswa se-Jakarta. Sepuluh karya visual yang dipamerkan dalam pre-event merupakan karya-karya yang dianggap ‘dekat’ dengan Jakarta.
Karya “Thousand Talk” Ficky Fahreza, menampilkan stiker di atas akrilik yang berisi percakapan manusia didalam dan di luar kereta. Karya ini merupakan reproduksi karya sebelumnya yang dipamerkan di Galeri Nasional pada 2010. Jika dulu, dipresentasikan menggunakan medium stiker di atas dinding, Ficky mengubahnya menjadi akrilik. Akrilik dibagi delapan bagian, yang berisi delapan gerbong kereta api. Di atas kereta api itulah-- terlihat balon-balon percakapan dari seluruh penumpang kereta. “Dulu suka naik kereta, gue pikir lucu juga kalau kata-katanya-- gue kumpulin, dan akhirnya divisualisasikan,” seru Ficky.
Karya Anggi Cipta, menampilkan prototipe dari karya digital “24 Jam Sibuk Jakarta”. Pada dasarnya karya ini merupakan aplikasi screen saver untuk telpon genggam dan komputer. Namun Anggi sengaja membuat prototipe berupa jam dinding 24 angka. Selain itu, karya juga dilengkapi running teks yang menunjukkan kesibukan Jakarta pada tiap jamnya. “Gue mau mewakilkan waktu dan ruang dalam satu kejadian,” kata Anggi singkat. Karya ini merupakan peserta pameran Jakarta 32° C 2010.
Tiga karya terbaik Jakarta 32°C 2010 yang dipamerkan di santaranya: “The Wall” karya fotografi Dhemas Reviyanto Atmodjo, “Welcome to The Trap City” cetak saring diatas kanvas Syaiful Ardianto, dan “Dicaci dan dicari” instalasi transportasi bajai berbahan kertas Komunitas Pecinta Kertas.
Sedangkan lima karya terbaik Jakarta 32°C 2008: “Tambalan” foto dan video dokumentasi Syahrul Amami, “Petjes” identitas hidupku karya fotografi Daniel R. K Kampua, “Resign System” karya plank Carterpaper. Ada pula “Madrudergrind” karya poster, kaos, interaktif Gilang Merdeka, serta karya video “Benyamin S: Muke Gile…!” Tigersprong 3.
Selain pameran karya visual pre-event Jakarta 32°C 2012, juga digelar pemutaran film pendek & video Jakarta 32°C 2004-2010 pada 3-5 Juli, dan diskusi dengan tema “Jakarta Dalam Film Pendek dan Video Karya Mahasiswa” pada 4 Juli, di Kineforum, Taman Ismail Marzuki.
Bagi seniman (mahasiswa) yang tertarik untuk menjadi peserta dalam Jakarta 32°C 2012, dapat mengirimkan karyanya ke www.jakarta32c.org paling lambat 31 Juli 2012.



.jpg)





