Oleh Degina Juvita
Setelah sukses meluncurkan film animasi 3D pertama “Homeland” pada 2004 lalu. Studio Kasatmata memperkenalkan sebuah karakter animasi baru bernama Hiro-hiro. Karakter animasi mengangkat kembali kisah dalam dongeng Nusantara dan kepahlawanan-- agar populer dan diminati kalangan muda. Desainnya dibuat dengan sentuhan kearifan lokal, dan diadaptasi dari bentuk wayang.
Keunikan karakter animasi yaitu dapat diubah menjadi beragam karakter atau bentuk baru. Studio Kasatmata sengaja mencipta karakter sederhana, dan bisa diubah-ubah bentuknya-- namun tetap memiliki ciri khas mata dan hidung besar yang melekuk serupa wayang.
“Kita coba gabungkan karakter Hello Kitty dengan wayang. Hello Kitty, karakter paling laku di seluruh dunia. Kalau wayang, karena desain karakter paling tua di Indonesia,” ungkap Sali, perancang Hiro-hiro.
Nama Hiro-Hiro diplesetkan dari kata “Hero” (pahlawan), sebab itu desainnya dibuat khusus untuk tokoh cerita pahlawan. Beberapa cerita Nusantara telah disiapkan untuk digarap menjadi serial animasi Hiro-hiro. Rimbar Diorisma, pemimpin Hiro mengatakan, sebagai bentuk rasa nasionalisme untuk generasi muda. Rimbar pun sedikit membocorkan bahwa serial cerita Nusantara akan dikemas ke dalam cerita yang menyegarkan.
Serial animasi Hiro-hiro rencananya akan dirilis dalam bentuk VCD, dalam beberapa bulan mendatang. Studio Kasatmata pun membuka stand di perhelatan Popcon Asia 2012, di Jakarta Convention Center, berlangsung pada 27 Juni – 1 Juli.
Mereka mengadakan lomba desain custom Hiro-hiro. Peserta bebas berkreasi mencipta karakter baru, dengan template dasar karakter Hiro-hiro. Karya peserta akan dipajang di stand dan diumumkan melalui Facebook atau email. Di stan mereka pula, dapat membeli berbagai merchandise Hiro-hiro seperti kaos, action figure, hingga boneka custom.










