Oleh Koko Anggoro
Samihi, 11 tahun, tak berdaya saat dua remaja berandal ingin merebut sepedanya. Untung datang Wayan Manik (Yanik), 12 tahun, yang menolongnya. Keduanya lalu saling mengenal dan akhirnya menjadi sahabat. Perbedaan di antara mereka, termasuk agama, tidak menghalangi persahabatan. Justru itu membuat mereka semakin akrab dan saling melengkapi.
Namun dalam persahabatan itu, keduanya memiliki rahasia yang terus menghantui dan enggan untuk diungkapkan. Samihi takut air. Ia tidak bisa berenang dan punya penyakit asma sehingga ia dilarang oleh ayahnya untuk dekat dengan air. Kakak Samihi meninggal karena tenggelam. Peristiwa itu membuat ibunya jatuh sakit akhirnya menyusul sang kakak. Sedangkan Yanik memiliki trauma mendalam terhadap kekerasan seksual yang pernah dialaminya dari seorang pria asing bernama Andrew.
Film Rumah di Seribu Ombak diangkat dari novel berjudul sama karya Erwin Arnada. Diadaptasi dari kisah nyata, Rumah di Seribu Ombak dituangkan mantan pemimpin redaksi sebuah majalah dewasa tersebut ke dalam sebuah novel. Berlatar belakang kehidupan di Singaraja, Bali, Erwin melakukan riset kehidupan masyarakat di sana sejak tahun 2008.
Sejumlah muka baru menghiasi debut film Erwin ini. Sebut saja Risjad Aden (Samihi kecil), Dedey Rusma (Yanik kecil), Riman Jayadi (Yanik dewasa), Andre Julian (Samihi dewasa), Andania Suri (Syamimi dewasa), hingga penabuh drum Superman Is Dead, I Gede Ari Astina atau yang akrab disapa Jerinx. Hanya Lukman Sardi yang berperan sebagai ayah Samihi yang merupakan pemain senior.
Film produksi Tabia Film dan Winmark Pictures ini dikemas lewat penggambaran kecantikan alam pulau Dewata dan alur cerita menyentuh. Kisah persahabatan Samihi dan Yanik mencerminkan keindahan akan prularisme yang berujung manis. Film Rumah di Seribu Ombak dapat disaksikan di bioskop mulai 30 Agustus mendatang.
![]() > Persahabatan Rumah di Seribu Ombak
Senin, 16 Juli 2012
KIRIM KOMENTAR
![]() Mengupas Dilema Perempuan
Film-film pendek yang mengisahkan pilu dan dilema perempuan mewarnai bioskop kecil Athhouse Cinema pada pekan lalu. Film-film yang menggugah inilah karya sutradara perempuan muda Indonesia. + lanjut Melacak Memori Visual 'Mocca' Dalam Film
Untuk mengenang ‘perjuangan’ sekaligus melepas rindu kepada band Mocca, Good News Film mempersembahkan film dokumenter berjudul “Life Keeps on Turning”. + lanjut Semangat Sutradara Muda
Film pendek kerap menjadi media untuk berkarya. Beberapa sutradara muda dari berbagai kota berkarya melalui film pendek. + lanjut |
|
|









