Oleh Degina Juvita
Karya mixed media didominasi tutup botol minuman diatas kanvas. Ada yang menonjol, ada yang tenggelam, sehingga membentuk permukaan lekuk pada bidangnya. Polanya mengikuti bentuk wajah dengan ekspresi berteriak. Warna hitam pada bagian rambut, merah dan putih di bagian wajah. Akrilik berpadu mewarnai kanvas.
Sebuah dialektika di dalam pikiran, problematika kehidupan. Spekulasi antara dua sisi kepingan uang logam yang selalu muncul pada setiap undian. Sosok baik dan buruk, sepasang malaikat sebagai ilustrasi keraguan. Perkelahian pikiran dalam lamunan yang berdampak terhadap mental. Ekspresi sebuah potret diri. Karya ini dibuat oleh Erwin Setio dengan judul “Terus Melawan”.
Kemudian sebuah karya grafis menampilkan pencarian identitas dengan cara penggambaran muka tanpa wajah yang menyimbolkan absennya sebuah identitas. Topeng-topeng berwajah justru terpajang di rak buku. Mereka siap digunakan dengan petunjuk dari buku terbuka, di depan sosok tak berwajah itu. Bagus Purwoadi mengangkat absurditas identitas ke dalam karya berjudul “Masquerade Master”.
Goresan akrilik di atas kanvas milik Gabriel Prismaryasena, menampilkan seorang pria menggunakan coca-cola sebagai bahan bakar penggerak lokomotif. Wajah sang pria dibuat terpisah-pisah tidak beraturan. Garis-garis hitam putih mengisi latar dibalik pria itu. Karya berjudul “Spongebob’s Dream” ini memiliki bingkai berbentuk seperti pinggiran rel kereta api. Warna-warna primer sengaja dipilih sebagai pesona estetis, memberi kesan gaya pop yang sarat dengan sugesti kehidupan yang dinamis.
Karya grafis dan lukis tersebut bersanding diantara belasan karya lain, dalam sebuah pameran bertajuk “Fantasy of The Minds”. Pameran ini mengajak para pengunjung untuk memasuki alam pikiran yang berbeda, dimana semua bentuk tidak harus terikat lagi pada konsep-konsep benda alam yang biasa ditemui. Apa yang tersaji dalam pameran, bebas diartikan sesuai imajinasi masing-masing. Seluruh peserta merupakan mahasiswa Fakultas Seni Rupa IKJ. Pameran berlangsung di Galeri Cipta III, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, hingga 12 Mei mendatang.




.jpg)




